Bantu Teroris, Dibui 14 Tahun

mahkamah militer
ruang sidang

Sketsa ruang sidang Mahkamah Militer oleh seniman Janet Hamlin yang dirilis Departemen Pertahanan AS menggambarkan pembela Paul Reichler (tengah) menyampaikan pembelaan terakhirnya pada panel juri untuk terdakwa warga asal Sudan, Ibrahim Ahmed Mahmoud Qosi (kiri), sebelum divonis, Rabu (11/8).

guantanamo, kamis – Mahkamah militer di Teluk Guantanamo, Kuba, Rabu (11/8) atau Kamis WIB, memvonis Ibrahim al-Qosi (50) dengan 14 tahun penjara. Mantan juru masak Osama bin Laden ini terbukti secara meyakinkan telah melakukan persekongkolan dan memberikan dukungan material kepada terorisme.

Vonis penjara kepada pria kelahiran Sudan, 3 Juli 1960, ini yang pertama dijatuhkan di Teluk Guantanamo sejak Presiden AS Barack Obama berkuasa. Pria yang ditangkap di Pakistan pada Desember 2001 ini sudah mengakui kesalahannya pada Juli lalu, yakni melakukan persekongkolan dan memberikan dukungan materi untuk aksi terorisme.

Qosi mengaku, ia tahu Al Qaeda adalah kelompok teroris ketika bekerja di salah satu dapur Star of Jihad milik Bin Laden di Afganistan. Ia bertemu Bin Laden di Sudan, lalu bersama-sama ke Afganistan dan akhirnya membantu pemimpin Al Qaeda itu melarikan diri dari kepungan pasukan AS di pegunungan Tora Bora, Afganistan. Ia mengatakan tidak terlibat baik sebelum atau pada saat serangan teroris 11 September 2001 di New York.

Pria berjenggot putih dan bernama panjang Ibrahim Ahmed Mahmoud Qosi ini sudah menyetujui perjanjian pembelaan dengan jaksa penuntut, tetapi seperti apa hasilnya masih dirahasiakan. Qosi lewat pembelanya diduga memohon agar masa hukuman dipotong masa tahanannya 8,5 tahun yang sudah dijalankan di penjara Guantanamo atau direpatriasi ke Sudan.

Ada 10 juri berunding selama lebih dari sejam sebelum sidang. Hakim meminta mereka mempertahankan masa hukuman 12-15 tahun. Masa tahanan 8,5 tahun selama Qosi di penjara sempat dipertimbangkan juri, tetapi tidak memengaruhi putusan. Akhirnya masa hukuman disepakati 14 tahun.

”Penuntut dan pembela bersepakat agar masa hukuman terhadap Qosi berkisar 12-15 tahun. Juri diperintahkan hakim untuk bertahan pada masa hukuman itu,” kata David Iglesias, juru bicara pengadilan militer.

Paul Reichler, pembela Qosi, meminta juri toleran, yakni mempertimbangkan kondisi Guantanamo. ”Kami tidak meminta Anda mengirim ia pulang ke negaranya sekarang atau menyatakan ia tak bersalah. Ia sudah mengaku bersalah. Guantanamo bukanlah penjara di AS. Qosi telah ditahan 8,5 tahun tanpa sidang pengadilan, tanpa melihat istri, ibu, dan ayahnya.”

Masa hukuman pengadilan itu diputuskan meski ada perjanjian pembelaan antara Qosi dan pengacara, yang mencakup hukuman yang disepakati dan masih dirahasiakan. Perjanjian menurut laporan menetapkan, Qosi bisa dipenjara di Kamp 4 Guantanamo, tempat para tawanan umum berbauran. Aturan penjara menetapkan narapidana yang telah divonis penjara agar dipisah dari tahanan lain.

Hakim militer Nancy Paul menyebut ”masalah” ketidaksesuaian itu dan menyatakan pejabat Pentagon yang bertanggung jawab mengawasi pengadilan harus mengoordinasikan syarat perjanjian pembelaan dengan otoritas penjara. Ia mengatakan, kegagalan melakukan hal itu sebelum waktunya takkan membatalkan perjanjian sebelum sidang.

”Penahanan akan ditunda selama 60 hari. Tidak ada jaminan, tetapi kami memiliki 60 hari untuk menyelesaikannya,” katanya. Paul merekomendasikan agar Qosi ditampung di Kamp 4, tempat yang mendorong Qosi mau mengakui kesalahannya.

Komandan gugus tugas penjara, Jeffrey Haberson, mengatakan, setiap orang yang telah dihukum harus dipisahkan dari tahanan umum. Qosi meninggalkan Sudan pada 1996 untuk bergabung dengan Bin Laden di Afganistan. Tugasnya sebagai koki dan juga sopir Bin Laden. (AP/AFP/REUTERS/CAL)

Kompas, Jumat, 13 Agustus 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s