Bibit Mengatakan Sudah Ada Koordinasi

Gubernur dan Wakil Gubernur Agar Evaluasi

Senin, 26 Oktober 2009 | 10:26 WIB

Semarang, Kompas – Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah adalah kepala daerah dan kepemimpinan mereka satu paket. Mereka harus bekerja sama memimpin Jawa Tengah. Jika ada disharmoni di antara mereka, hendaknya segera diselesaikan. Gubernur dan Wakil Gubernur harus evaluasi kinerja mereka selama ini.

Pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Semarang Susilo Utomo mengatakan, disharmoni itu bisa terjadi karena kurangnya pemahaman dan kurangnya komunikasi Gubernur dengan Wakil Gubernur. Hal ini terjadi karena keduanya menutup komunikasi satu sama lain.

Susilo mengatakan hal tersebut di Semarang, Sabtu (24/10), ketika diminta tanggapannya mengenai disharmoni hubungan Gubernur Bibit Waluyo dan Wakil Gubernur Rustriningsih. Dalam beberapa kesempatan, Rustriningsih melontarkan permasalahan tersebut kepada wartawan.

“Sebagai pejabat negara setingkat gubernur, apalagi naluri perempuan, wajar Wakil Gubernur Rustriningsih memberikan sinyal dini terhadap kondisi riil dalam soal koordinasi dan terpadunya implementasi program dan kebijakan di lapangan,” kata Susilo.

Susilo mengatakan, konflik yang terjadi pada kepala daerah biasanya terjadi pada pasangan kepala daerah yang berasal dari partai politik yang berbeda. Namun, jika disharmoni itu terjadi pada pasangan yang diusung partai politik yang sama, sebagaimana Bibit dan Rustriningsih, hal itu karena ada kesalahan pada rekrutmen oleh partai politik.

“Ketika salah satu kepala daerah tidak berasal dari kader parpol, otomatis visi yang diusungnya adalah visi pribadi, bukan visi parpol,” kata Susilo.

Hal tersebut terlihat saat pemilu lalu. Meskipun saat pemilihan kepala daerah Bibit diusung oleh PDI-P, Bibit menyatakan tidak akan kampanye untuk pasangan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto yang diusung PDI-P dan Partai Gerindra. Sikap Bibit ini berbeda dengan Rustriningsih yang juga kader PDI-P.

Meskipun Rustriningsih menganggap ada masalah, Bibit mengatakan tidak ada. Soal pembagian tugas, menurut Bibit, tidak ada pembagian tugas antara dirinya dengan Wakil Gubernur. “Pokoknya yang bisa dikerjakan yang dikerjakan. Koordinasi,” katanya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Hadi Prabowo mengatakan hal senada. Menurut dia, kedudukan gubernur dan wakil gubernur diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. (who/uti)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s