Sinyal Saham Bursa Asia Terus Rontok

BANGKOK–Pasar saham di Asia kemarin rontok lagi. Pasar makin bertambah khawatir dengan penurunan tajam ekonomi Amerika Serikat sehingga berdampak pada turunnya harga saham Sony dan BHP Billiton.

Indeks Nikkei 225 Jepang merosot 456,87 poin atau 5,3 persen ke 8.238,64 dan indeks Hang Seng Hong Kong turun 5,2 persen ke 13.221,35.

Di Australia, indeks harga saham turun 5,9 persen setelah harga saham bank di negara itu berguguran dan harga energi yang rendah menghantam emiten pertambangan.

“Kinerja emiten yang negatif dan sentimen negatif dari ekonomi Amerika Serikat membuat keadaan menjadi bertambah buruk,” kata Porranee Tongyen, Kepala Riset Asia Plus Securities di Bangkok.

Dengan situasi ini, perekonomian global yang terus memburuk membuat ekspor elektronik, pakaian, dan produk lainnya dari Asia makin kelimpungan.

Menurut analis Mitsubishi UFJ Securities di Tokyo, Nagayuki Yamagishi, pasar kini menunggu datangnya musim belanja saat liburan Natal untuk mengangkat perekonomian Amerika yang melambat. “Sudah pasti akan bertambah buruk,” katanya. “Pertanyaannya, seberapa jelek?” Grace | AP | Bloomberg

Pasar Cemas Rupiah Akan Terus Melemah

JAKARTA–Gonjang-ganjing krisis pasar finansial yang kembali mencuat membuat bursa dan mata uang global kembali bergejolak.

Rupiah pun terkena imbasnya sehingga kemarin rupiah ditutup 11.685 per dolar Amerika Serikat atau melemah 185 poin dari posisi Rabu yang berada di level 11.500 per dolar AS.

Lindawati Susanto, treasury dari Bank Resona Perdania, mengungkapkan kekhawatiran rupiah akan terus melemah membuat para pelaku pasar cenderung memilih memegang dolar karena dirasa lebih aman. “Ini yang membuat mengapa rupiah terus melemah,” ujarnya.

Menurut Linda, Bank Century yang mengalami gagal kliring tidak banyak berpengaruh terhadap transaksi rupiah hari ini. Sebab, menurut informasi, nilainya tidak terlalu besar dan penyebabnya hanya masalah teknis dan bukan kesulitan likuiditas.

Soal Peraturan Bank Indonesia Nomor 10/28/PBI/2008 tentang pembelian valuta asing, kata Linda, memang agak merepotkan bagi perbankan. Namun, kebijakan ini positif bagi rupiah karena tujuannya untuk membidik para spekulan yang mencoba meraih keuntungan dari bergejolaknya rupiah.

Dia memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak dalam kisaran yang cukup lebar antara 11 ribu dan 12 ribu per dolar AS. VIVA BK

Indeks Kembali Tumbang

JAKARTA–Bursa regional yang kembali berguguran terimbas oleh jatuhnya saham di bursa Wall Street membuat indeks kembali terpangkas.

Pada perdagangan kemarin, indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia kembali tumbang ke posisi 1.259,713 anjlok 66,908 poin (5,04 persen) dari penutupan sebelumnya 1.326,621.

Analis dari PT Kresnagraha Securindo menjelaskan, kejatuhan indeks kali ini dipicu oleh rontoknya bursa regional dan turunnya harga komoditas.

Dari domestik, melemahnya nilai tukar rupiah, saham Bumi Resources yang terus terjun, dan dihentikannya perdagangan saham Bank Century karena kalah kliring menambah sentimen negatif bagi bursa kemarin.

Menurut dia, merosotnya harga komoditas di pasar internasional, seperti minyak, emas, dan nikel, membuat harga saham berbasis komoditas terkoreksi menuntun indeks bergerak turun. “Alhasil, indeks pun kembali turun tajam,” ujarnya.

Dia memperkirakan indeks hari ini masih akan dipengaruhi oleh tren bursa regional dan akan bergerak dalam kisaran 1.236-1.294. VIVA BK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s