Pertempuran di Lembah Swat, 64 Orang Tewas

Obama Cari Dukungan
Pertempuran di Lembah Swat, 64 Orang Tewas
Kamis, 7 Mei 2009 | 03:17 WIB

Washington, Rabu – Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan bertemu dengan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Presiden Afganistan Hamid Karzai, Rabu (6/5) sore di Gedung Putih, guna memperkuat komitmen dalam memerangi kelompok Taliban dan Al Qaeda.

Obama menginginkan dukungan bagi strategi baru bernilai multimiliaran dollar AS untuk menghancurkan Taliban dan Al Qaeda. Zardari berkepentingan mencari bantuan militer dari AS dan sokongan politis. Adapun Karzai berharap dapat membersihkan tempat bernaung Taliban di Afganistan.

”Presiden sangat prihatin dengan situasi keamanan. Itulah sebabnya kami mengirim tambahan pasukan ke Afganistan dan itu juga sebabnya kami berbicara dengan (Presiden) Pakistan dan Afganistan tentang komitmen baru dalam membantu mereka mengatasi ekstremisme,” kata juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs.

Utusan Khusus Presiden AS untuk Pakistan dan Afganistan Richard Holbrooke mengakui, AS perlu menekan Pakistan untuk bergabung dalam memerangi Taliban. ”Kita tidak bisa berhasil di Afganistan tanpa dukungan dan keterlibatan Pakistan,” katanya.

Pertemuan ketiga pemimpin negara itu terjadi di tengah ketidaksepakatan di antara mereka. Washington khawatir demokrasi Pakistan terancam oleh kelompok garis keras dan menilai perbatasan Afganistan sudah dipenuhi kelompok bersenjata yang menyerang pasukan AS. Sejumlah pengamat Washington juga menilai pemerintahan Karzai terbelit korupsi dan meragukan pengaruh Karzai di luar Kabul.

Pakistan gusar oleh kritik AS soal gencatan senjata dengan Taliban yang gagal di Lembah Swat. Sementara Karzai sering menyalahkan AS karena jatuhnya korban sipil dalam serangan militer AS terhadap Taliban.

Obama telah mengerahkan 4.000 tentara tambahan ke Afganistan untuk memperkuat 17.000 tentara yang sudah berada di negara itu. Rancangan undang-undang Kongres juga akan memberikan bantuan sipil bagi Pakistan sebesar 1,5 miliar dollar AS per tahun selama lima tahun sebagai imbalan atas pendekatan kontraterorisme yang mengombinasikan upaya militer dan sipil oleh Pakistan untuk melemahkan pengaruh Taliban.

Penuhi seruan

Seolah memenuhi seruan AS, pasukan militer Pakistan menyerang kelompok Taliban di Lembah Swat dan menewaskan 64 anggota kelompok itu. Gencatan senjata dengan Taliban di Swat sejak Februari berakhir dengan serangan di luar kota Mingora, 130 kilometer barat laut Islamabad, dan Distrik Buner.

Ribuan orang dilaporkan lari dari Mingora akibat serangan tersebut. Sekitar 38.000 orang telah meninggalkan rumah mereka di Swat dan distrik sekitarnya sejak pertempuran pecah pada bulan lalu. Otoritas menyebutkan, sebanyak 800.000 orang diperkirakan lari dari Swat untuk menghindari kekerasan.

Di Afganistan, polisi menyatakan, serangan udara oleh pasukan AS terhadap kelompok bersenjata menewaskan 100 orang, sebagian besar warga sipil. Serangan itu merupakan yang terburuk dalam delapan tahun.

”Selama pengeboman dari udara dan operasi di darat, lebih dari 100 orang tewas. Sebanyak 25-30 orang adalah Taliban, sisanya warga sipil, termasuk anak-anak, perempuan, dan orang tua,” kata juru bicara kepolisian bagian barat Afganistan, Abdul Rauf Ahmadi.

Militer AS akan menyelidiki serangan itu. Presiden Karzai juga telah memerintahkan penyelidikan atas banyaknya korban warga sipil yang jatuh dalam serangan itu.(ap/afp/reuters/fro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s