Tim Indonesia Bertolak Hari Ini ke Guangzhou

Dilepas dengan Target Juara
Tim Indonesia Bertolak Hari Ini ke Guangzhou
Rabu, 6 Mei 2009 | 03:42 WIB

Jakarta, Kompas – Dengan diperkuat sembilan pemain yang baru kali ini akan berkompetisi dalam kejuaraan beregu, tim Sudirman Indonesia dilepas oleh Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso. Dalam acara yang digelar di pelatnas Cipayung, Selasa (5/5), Djoko menargetkan juara bagi tim ”Merah Putih”.

”Tidak ada target minimal. Target itu harus menjadi juara,” kata Djoko seusai memberikan pengarahan kepada tim yang diperkuat 20 pemain tersebut.

Selain semua pemain pelatnas, pelatih, dan pengurus PBSI, hadir pula Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault serta dua mantan ketua umum PB PBSI, Sutiyoso dan Soerjadi. Acara pelepasan tim Sudirman ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-58 PB PBSI.

”PBSI menargetkan membawa kembali Piala Sudirman ke Ibu Pertiwi. Untuk itu, tim harus membulatkan tekad, fokus, dan konsentrasi untuk meraih setiap kemenangan,” kata Djoko.

Di samping itu, Djoko juga mengatakan, semua tim lawan harus diwaspadai, baik tim yang dinilai ringan maupun berat.

Pesan senada disampaikan Soerjadi, Ketua Umum PB PBSI periode 1993-1997. Menurut dia, pemain yang menjadi anggota tim harus siap tempur.

Tantangan yang disampaikan pengurus ini dijawab dengan nada optimis oleh para atlet. Pemain ganda putra, Rian Sukmawan, mengatakan, dia yakin Indonesia bisa mendapat hasil terbaik meski sebagian anggota tim merupakan pemain muda.

Rian adalah satu dari sembilan pemain yang akan bertolak ke Guangzhou yang tak memiliki pengalaman bermain di kejuaraan beregu, baik Piala Sudirman, Piala Thomas, maupun Piala Uber.

Pemain ganda putra lainnya, Markis Kido, berharap tim Indonesia kali ini minimal bisa menyamai prestasi dua tahun lalu, yaitu lolos ke final. ”Untuk final sendiri, jika bertemu China memang berat. Tetapi, jika bertemu tim lain, peluangnya fifty-fifty,” ujar Kido yang memiliki memori manis setiap tampil di China.

Bersama pasangannya, Hendra Setiawan, Kido meraih empat gelar dari kejuaraan yang digelar di China, yaitu China Terbuka 2006, China Super Series 2007, China Masters 2008, dan Olimpiade 2008. Berdasarkan fakta inilah Kido berharap bisa tampil maksimal meski masih terganggu dengan cedera lutut.

Pada kejuaraan yang digelar tanggal 10-17 Mei ini, Indonesia berada di Sub-Grup 1B bersama China, Inggris, dan Jepang. Adapun empat tim yang tergabung di Sub-Grup 1A adalah Denmark, Malaysia, Korea Selatan, dan Hongkong.

Tim direncanakan bertolak dari Jakarta pagi ini dan akan tiba di Guangzhou sore hari. Ke-20 pemain akan didampingi lima pelatih, yaitu masing-masing satu pelatih untuk setiap nomor, ditambah Christian Hadinata sebagai pelatih kepala.

Sementara itu, tim Denmark yang menjadi unggulan pertama telah bertolak menuju Guangzhou kemarin. Dalam situs Federasi Bulu Tangkis Denmark, para pemain optimistis bisa meraih gelar juara untuk pertama kalinya meski belum dipastikan diperkuat pemain putri nomor satu dunia, Tine Rasmussen, karena cedera.

”Semua harus bermain pada level tertinggi jika ingin juara,” kata pemain tunggal putra, Jan O Jorgensen. (was/iya)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s