Diskors Setelah Dituduh Sebarkan Influenza A

Diskors Setelah Dituduh Sebarkan Influenza A
Rabu, 6 Mei 2009 | 04:32 WIB

MEXICO CITY, SENIN – Bek Chivas Guadalajara (Meksiko), Hector Reynoso, diskors dari ajang Piala Libertadores setelah pura-pura batuk dan meludah ke wajah pemain lawan. Tindakan itu ditafsirkan sebagai ancaman untuk menyebarkan influenza A-H1N1. Belum jelas berapa lama Reynoso diskors.

Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol), Senin (4/5), menyatakan, Reynoso mempunyai waktu 72 jam untuk mengajukan banding atas skors tersebut. Keputusan dibuat setelah Conmebol melihat pelanggaran Reynoso lewat rekaman video dan laporan tertulis.

Wabah influenza A atau H1N1 telah menyebabkan tewasnya 20 warga Meksiko. Pada pertandingan Piala Libertadores pekan lalu lawan Everton (Cile), Reynoso diketahui bersin beberapa kali di depan wajah pemain Argentina yang membela Everton, Sebastian Penco. Reynoso belakangan meminta maaf atas peristiwa itu, tetapi ia merasa pasti akan mendapat hukuman.

Kasus influenza A berpengaruh pada laga Piala Libertadores. Dua klub Meksiko, San Luis dan Chivas, lolos ke 16 besar. Namun, dua partai leg pertama kedua klub sudah tertunda satu pekan, menunggu hasil pemantauan ofisial pada wabah influenza A.

Klub-klub tamu mereka tidak bersedia datang ke Meksiko karena para pemain dan ofisial takut tertular influenza A. San Luis akan menjamu Nacional (Uruguay), sementara Chivas bakal menjamu Sao Paulo (Brasil).

Conmebol semula akan memindahkan laga kandang klub- klub Meksiko ke Kolombia dan Cile. Akan tetapi, dua negara ini menolak permintaan itu dengan alasan masalah kesehatan. Conmebol akhirnya menunda laga- laga yang melibatkan klub Meksiko sebelum mendapat alternatif yang bisa diterima semua pihak.

Menurut koran Excelsior di Meksiko, pemilik klub Chivas, Jorge Vergara, menyiratkan akan memindahkan laga klubnya di Stadion Chivas USA di Los Angeles atau di arena Deportivo Saprissa, Kosta Rika.

Stadion tertutup

Partai-partai liga profesional Meksiko akhir pekan nanti masih akan digelar di stadion tertutup meski beberapa wilayah negeri itu kembali normal setelah merebaknya wabah influenza A.

Sebanyak 176 partai liga, mulai dari Divisi I hingga Divisi III, terbengkalai pekan lalu. Tiga laga di sekitar ibu kota Meksiko terpaksa digelar di stadion tertutup tanpa penonton. Federasi Sepak Bola Meksiko, Selasa, menyatakan akan tetap menggelar kompetisi di stadion tertutup karena pemerintah belum mengubah status wabah flu. (AP/SAM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s