Konflik Palestina dan Israel di lihat dari sisi sejarah islam

Kini, perang di Jalur Gaza itu tak terelakkan lagi. Palestina porak-poranda oleh gempuran membabi buta bangsa Israel. wanita dan anak-anak terkapar menambah jumlah korban kematian di daerah itu. Yahudi bangsa bengis yang tak kenal ampun. Demi kekuasaan dan kejayaan mereka tega menghilangkan rasa kemanusiaannya. Dalam al-qur’an juga sudah diterangkan.

Allah SWT berfirman :”Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar).” Dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS.Albaqarah 120).
Dalam keterangan yang terdapat dalam kitab “Asbabun Nuzuul” karangan
Imam Alhafidz Jalaluddin Assuyuthi,menjelaskan sebab-sebab turunnya
ayat (QS.Albaqarah 120), di jelaskan dari Atssa’laby yang bersumber dari hadist Ibnu ‘Abbas. Ibnu ‘Abbas berkata: “Bahwa sesungguhnya orang2 Yahudi Madinah dan orang2 Nasrani Najran menginginkan agar Nabi
Muhammad SAW ketika sholat mengikuti qiblat mereka(Yahudi Madinah dan orang2 Nasrani Najran),yaitu Masjidil Aqso dan juga mengikuti ajaran2
agama mereka. Akan tetapi pada waktu itu Allah SWT memindahkan
qiblat kaum muslim ke Masjidl Haram(Ka’bah),sehingga akhirnya
mereka(Yahudi Madinah dan orang2 Nasrani Najran) menjadi sakit hati dan
dendam atas hal tersebut,sehingga mereka menjadi putus asa untuk
mengajak kaum muslimin kepada ajaran agama mereka,maka di turunkanlah ayat tersebut(QS.Al Baqarah 120).
Seperti yang terdapat dalam penjelasan di atas bersumber dari Al Qur’an
dan Hadist,sangat jelas sekali bahwasanya penjelasan dari makna potongan ayat yang berbunyi “Orang-Orang yahudi dan nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka”,yang di maksudkan dalam potongan ayat ini adalah,di mana orang yahudi dan nasrani sangat membenci dan memusuhi orang islam sampai kapanpun selama orang-orang islam belum mau mengikuti ajaran mereka hingga hari qiyamat.
Sedangkan pada zaman sekarang ini bukti atau contoh seperti yang di sebutkan dalam Al Qur’an,adalah Yahudi dan Nasrani yaitu Israel yang notabene negara di mana banyak orang Yahudi,dan contoh dari kaum muslimin yang tidak akan di senangi oleh Yahudi dan Nasrani,yaitu Warga Palestina,dan mereka hidup dalam satu kawasan dengan orang Israel.
Sebenarnya ada masalah atau faktor utama yang sangat urgent yang memicu atau menyebabkan peperangan,perseteruan&perebutan tanah/daerah yang terjadi dari dulu sampai sekarang antara Israel dan Palestina, kalau melihat kembali dari sisi sejarah islam,dimana dahulunya tanah yang sekarang di tempati oleh Israel,adalah dahulunya hak penuh penduduk Palestina dan di bawah kekusaan islam,yang sebelumnya di kuasai oleh Kerajaan Romawi Kristen,dan ketika Nabi Muhammad mengutus Amr bin Ash RA., sebagai panglima yang di tugaskan untuk meyebarkan islam dan memperluas daerah kekusaan di Jazirah Afrika dan timur tengah,dengan berhasil menyebarkan islam dan memperluas kekuasaan di Mesir dan beberapa dataran Afrika,sepeniggal Amr bin Ash muncullah sosok Sholahuddin Al Ayyubi seorang jendral dan pejuang muslim Kurdi dari Tikrit (daerah utara Irak saat ini).
Dan dia adalah seorang pahlawan yang membebaskan tanah Palestina dari
kekuasaan kerjaan romawi Kristen. Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil
mematahkan serangan Tentara Salib dan pasukan Romawi Byzantium yang
melancarkan Perang Salib kedua terhadap Mesir. Sultan Nuruddin
memerintahkan Shalahuddin mengambil kekuasaan dari tangan Khilafah
Fathimiyah dan mengembalikan kepada Khilafah Abbasiyah di Baghdad mulai tahun 567 H/1171 M (September). Setelah Khalifah Al-‘Adid, khalifah
Fathimiyah terakhir meninggal maka kekuasaan sepenuhnya di tangan Shalahuddin Al-Ayyubi.
Dan di antara salah satu penyebab adanya konflik Palestina-Israel
adalah,ketika warga Yahudi yang tinggal di Palestina berebut tanah yang
bernama Yerusalem,yang merupakan kota suci bagi agama Islam, Kristen
dan Yahudi.Kota ini diklaim sebagai ibukota Israel, meskipun tidak
diakui oleh dunia internasional,dan kota ini juga diklaim sebagai
bagian dari Palestina.Menurut orang Yahudi,Yerusalem adalah tanah
suci yang di janjikan oleh tuhan seperti yang terdapat di kitab suci
mereka,dan bagi kaum Muslim, Yerusalem merupakan tempat ketiga paling
suci dalam Islam,dimana di situ terdapat Masjidil Aqso,yang menurut
orang islam adalah bangunan suci dan juga di mulyakan seperti yang
tertulis dalam Al qur’an.
Apabila kembali ke sejarah Yerusalem, kita dapat melihat bahwa kota ini
mengalami kesengsaraan sebelum kedatangan Islam. Di saat Islam
menguasai kota ini barulah mencapai ketenangan dan keamanan. Banyak
pedagang-pedagang Arab berdagang di sini termasuk dari Makkah dan
Madinah. Kota ini juga menjadi kiblat pertama umat Islam sebelum
akhirnya beralih ke Makkah. Disaat tentara Salib menguasai kota ini,
semua penduduk kota, termasuk yang beragama Kristen dibunuh dengan kejam.
Setelah Salahuddin Al-Ayubbi menguasai kota ini kembali, orang Islam, Kristen, dan Yahudi dapat beribadat tanpa adanya gangguan,sebagai
penguasa Mesir Shalahuddin Al Ayyubi memperluas dan membebaskan tanah Palestina dari kekusaan kerajaan Romawi Kristen,sehingga terjadinya
perang salib,yang di menangkan kubu Shalahuddin Al Ayyubi,semenjak saat itu tanah Palestina di kuasai oleh orang Islam.
Saefur Rijal, Penulis adalah penimba ilmu di Universitas Al Azhar Mesir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s