RSS

KTT KE-15 ASEAN – KTT Selanjutnya Akan Diselenggarakan di Vietnam

26 Okt

Written by Redaksi Web Monday, 26 October 2009 09:32
Setelah penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi (KTT) negara-negara ASEAN di Hua Hin, Thailand, Minggu (25/10) tahun depan KTT ke-16 ASEAN diselenggarakan di Hanoi, Vietnam.

Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung, dalam penjelasannya di acara penutupan KTT ASEAN di Grand Ball Room The Royal Dusit Thani, Hua Hin, menyatakan Vietnam siap menyatakan kesiapannya untuk menggelar KTT ASEAN tersebut.

Acara penutupan dilakukan dengan sesi pemotretan bersama di mana posisi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selalu berada di paling ujung sebelah kiri. Sebelum pemotretan diperdengarkan lagu ASEAN dinyanyikan seorang penyanyi Thailand dengan iringan tiga musisi yang memainkan biola.

Bidang Pendidikan

Sebelumnya. para pemimpin ASEAN mendeklarasikan penguatan kerjasama bidang pendidikan sebagai salah satu dokumen yang dihasilkan dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-15 ini. Dokumen deklarasi ditandatangani kesepuluh kepala negara/pemerintahan ASEAN pada penutupan di Hua Hin, Minggu (25/10).

Deklarasi penguatan kerja sama pendidikan ASEAN ditujukan sebagai persiapan komunitas ASEAN 2015 yang terdiri atas tiga pilar, yaitu komunitas politik keamanan, komunitas ekonomi dan komunitas sosial budaya. Penguatan kerja sama pendidikan antar ASEAN bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga memiliki daya saing baik di tingkat regional maupun global.

Untuk itu, para pemimpin diwajibkan memperbaiki standar kompetensi pendidikan di masing-masing negara dan meningkatkan standar profesional tenaga pengajar, yang diharapkan dapat dijadikan referensi bersama ASEAN untuk kualitas pendidikan yang baik. Deklarasi juga mencantumkan keinginan negara-negara ASEAN untuk membentuk konvensi penelitian di bidang pendidikan agar menjadi dasar kerangka kerjasama dalam bidang pendidikan.

Perluas Kerja Sama Beras

Sementara itu, ASEAN+3 (ASEAN dengan mitra dari Jepang, Korea Selatan, dan China), sepakat memperluas proyek percontohan cadangan darurat beras Asia Timur atau “East Asia Emergency Rice Reserve” (EAERR) menjadi mekanisme permanen untuk memperkuat ketahanan pangan di kawasan tersebut.

Siaran pers sekretariat media KTT ke-15 ASEAN di Huan Hin, Minggu (25/10) mengungkapkan, China dan Jepang telah berkomitmen untuk mencadangkan beras masing-masing 300.000 ton dan 250 ribu ton ke dalam EAERR, sedangkan ASEAN telah berkomitmen mencadangkan beras sebanyak 87 ribu ton dengan 15 ribu ton di antaranya dari Thailand.

Para pemimpin negara ASEAN+3 sepakat mengembangkan proyek percontohan EAERR ke dalam mekanisme permanen cadangan darurat beras ASEAN+3 atau Asean Plus Three Emergency Rice Reserve (APTERR).

Dalam pernyataan bersama pemimpin negara ASEAN “Meningkatkan keterhubungan, memberdayakan masyarakat” yang dikeluarkan sebagai hasil KTT ke-15 ASEAN, kepala negara/pemerintahan menyepakati pembentukan segera APTERR sebelum proyek percontohan EAERR berakhir pada Februari 2010.

About these ads
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 26, 2009 in Uncategorized

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
waktu kosong

circle of mind for prediction and strategic analysis

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya.